Generate file : /sitefiles/berantai/detail/masa-bisa-bunuh-secara-keji-kini-malah-menangis.htmlmasuk Masa Bisa Bunuh Secara Keji, Kini Malah Menangis

Masa Bisa Bunuh Secara Keji, Kini Malah Menangis

Sabtu, 10 Oktober 2015 - 20:25
Putri Nur Fauziah

Akhirnya, Agus Darmawan alias AD, pria 39 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan pemerkosaan Putri Nur Fauziah, bocah 9 tahun yang dibunuh keji dan mayatnya dibungkus dengan kardus. Pengumuman ini dinyatakan Sabtu (10/10/2015) di Mapolda Metro Jaya.

Agus tampak mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan ia juga memakai penutup wajah warna hitam. Agus memiliki postur yang tegap dan tinggi. Tersangka yang bertubuh kekar ini dikawal polisi berseragam lengkap dengan bersenjata.


Saat berhadapan dengan media, Agus nampak tertunduk. Pria tegap ini berdiri di belakang kursi Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, dan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Rudy Heriyanto.

Agus kemudian dibawa ke ruang tahanan, saat dibawa inilah Agus nampak menangis. Pria tegap itu mengangguk-anggukan kepal dan tubuhnya bergetar. Sikap Agus ini kontras dengan kekejamannya membunuh Putri Nur Fauziah. Ia pun disindir seorang pria yang ada di sana.

Masa bisa bunuh orang secara keji, sekarang malah menangis, celetuk pria tersebut.

Agus hingga saat ini menjalani pemeriksaan intensif, ia dijerat dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 338 KUHP juncto pasal 76 D juncto pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup.






Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA