Generate file : /sitefiles/berantai/detail/miris-video-bocah-tendang-ibunya-berkali-kali-penyebabnya-hal-sepele.htmlmasuk Miris, Video Bocah Tendang Ibunya Berkali-Kali, Penyebabnya Hal Sepele

Miris, Video Bocah Tendang Ibunya Berkali-Kali, Penyebabnya Hal Sepele

Selasa, 10 Januari 2017 - 11:44
Anak Tendang Ibu

Anak-anak perlu diajarkan untuk disiplin agar tak melakukan hal yang melanggar norma kepantasan. Terkadang anak-anak sering bertindak spontan, dan tak tahu jika yang dilakukannya termasuk hal baik atau tidak. Seperti yang dilakukan oleh seorang bocah di dunia maya, ia melakukan kekerasan pada ibunya.

Belakangan tersebar sebuah video kekerasan yang dilakukan seorang anak terhadap ibunya. Video berdurasi 8 detik tersebut memperlihatkan seorang anak laki-laki menendang ibunya sebanyak 5 kali. Sang nenek terlihat berusaha melindungi sang ibu dari amukan anaknya.


Dilansir Shanghaiist, kejadian ini terjadi di sebuah rumah sakit di Guangzhou, Tiongkok. Tak banyak yang tahu, ternyata di Tiongkok terdapat sebuah fenomena anak semacam ini. Keluarga yang hanya memilik seorang anak tunggal dianggap memiliki "kaisar kecil".

Mereka dimanjakan dan diberi segala hal yang mereka inginkan. Hanya satu yang tak diberikan, yaitu kedisiplinan. Bukan tanpa alasan, ternyata anak yang diperkirakan berusia 10 tahun mengamuk karena sebab sepele. Yaitu ia dilarang bermain ponsel oleh sang ibu.

Seorang pakar anak mengatakan bahwa kejadian semacam ini semakin sering terjadi di Negeri Tirai Bambu. Untuk itulah para orangtua harus bekerja ekstra untuk mendisiplinkan anaknya. Video ini tersebar dan membuat para netizen merasa geram. Namun, anehnya, setelah melihat rekaman tersebut, seorang netizen justru memberikan komentar sebaliknya. Ia menganggap orangtua lah yang bersalah.

"Ini adalah salah orangtua, bukan anaknya. Mereka harusnya mengajarkan anak mereka cara berperilaku baik," komentarnya di Weibo.

Bahkan ada pula netizen yang mengaku akan membalas jika itu terjadi padanya.

"Jika itu adalah anaknya, aku akan balas menendangnya."




loading...

BERITA LAINNYA