Generate file : /sitefiles/berantai/detail/video-fadli-zon-dibuat-bungkam-oleh-ruhut-sitompul.htmlmasuk [Video] Fadli Zon Dibuat Bungkam Oleh Ruhut Sitompul

[Video] Fadli Zon Dibuat Bungkam Oleh Ruhut Sitompul

Kamis, 19 November 2015 - 22:04
Fadli Zon Dan Ruhut Sitompul

Politisi Golkar sekaligus Ketua DPR RI, Setya Novanto, kini terbelit dalam masalah kontrak PTFreeport Indonesia. Dugaan kongkalikong masih diselidiki, ada perbedaan pendapat di anatara elite pemerintah dan juga anggota parlemen. Sejumlah rekan-rekan DPR Setya Novanto pun mulai membelokkan isu yang digunakan untuk balik menyerang Sudirman Said, Menteri ESDM, sosok yang membongkar dugaan kongkalikong ini. Sedangkan sebagian anggota DPR yang lain, ramai-ramai melontarkan cecaran yang memuncak pada desakan agar Setya Novanto segera mundur dari posisinya sebagai ketua DPR.

Perbedaan pendapat dan perpecahan dalam parlemen ini nampak saat acara Mata Najwa. Najwa Shihab, wartawati senior dalam acara yang dipandunya di salah satu stasiun televisi swasta, mempertemukan dua pelantang utama dari kedua kubu.

Fadly Zon dari kubu pro Setya Novanto dan Ruhut Sitompul dari kubu kontra. Najwa juga menghadirkan Junimart Girsang yang mewakilli Majelis Kehormatan Dewan (MKD) serta Lucius Karus, peneliti FORMAPPI.

Dalam percakapan ini, Fadly Zon mengemukakan argumentasi-argumentasi yang secara garis besar mengindikasikan bahwa ia menilai pertemuan antara tiga orang terkait PT Freeport, yang satu di antaranya diduga merupakan Ketua DPR RI Setya Novanto dengan petinggi PT Freeport dan seorang pengusaha berinisial RC, sebagai hal yang lumrah.

Ia justru memandang, upaya Sudirman Said untuk membongkar dugaan kasus kongkalikong ini sebagai tindakan kriminal. Merekam pembicaraan secara diam-diam, adalah kejahatan dan layak dihadapkan ke muka hukum.

Ruhut Sitompul menggugat argumentasi Fadly Zon. Menurut dia, tindakan Setya Novanto adalah tindakan yang memalukan. Sejumlah sergahan Ruhut sempat membuat Fadly Zon tergeragap dan mengulang-ulang argumentasinya.








Loading...
loading...
Loading...

BERITA LAINNYA